SHARE

Pada 16 Maret 2019, dalam rangka Hari Solidaritas Global untuk Venezuela, berbagai gerakan sosial dan politik di berbagai belahan dunia menggelar aksi solidaritas untuk Venezuela. Tidak terkecuali di Indonesia.

Beberapa kelomok pemuda dan mahasiswa Indonesia (salah satunya adalah Pembebasan) menggelar aksi kampanye di beberapa kota pada Senin, 18 Maret 2019. Mereka mengampanyekan penolakan terhadap intervensi AS di Venezuela, dan mendukung rakyat Venezuela untuk mempertahankan Revolusi Bolovaria. Aksi kampanye tersebut dilakukan dengan bebagai metode. Di antaranya: membagi-bagi selebaran, aksi teatrikal, dan mimbar bebas.

Kawan-kawan Pembebasan KK Jakarta membentangkan spanduk dukungan untuk Venezuela dan mimbar bebas di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Kampanye solidaritas dari Kawan-kawan Pembebasan KK Bandung yang tergabung dalam Komite Solidaritas untuk Venezuela (KSV) bersama FMN Bandung Raya, APB, dan Kolektif Angin Malam. Mereka menggelar mimbar bebas, teatrikal, dan pembakaran simbol imperialisme AS di depan Citibank Bandung Jl. Asia-Afrika, Bandung.
Aksi teatrikal KSV di Bandung, menentang blokade ekonomi yang dilakukan Amerika Serikat pada Venezuela.
Pembakaran simbol imperialisme Amerika Serikat di Bandung.
Rally Kawan-kawan Pembebasan KK Manado.
Aksi kampanye Kawan-kawan Pembebasan KK Manado.

Baca: Pernyataan Sikap Komite Solidaritas untuk Venezuela

Kawan-kawan Pembebasan KK Yogyakarta, tergabung dalam Komite Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Venezuela, menggelar mimbar bebas di Tugu Malioboro, Yogyakarta.
Salah seorang massa aksi di Yogyakarta menunjukkan poster berisi pesan bahwa Uni Eropa tidak punya hak menentukan masa depan rakyat Venezuela.
Mimbar bebas Kawan-kawan Pembebasan KK Ternate.
Mimbar bebas Kawan-kawan Pembebasan KK Ternate.

Baca: Manifesto Solidaritas untuk Venezuela

Leave a Reply