SHARE

Kronologis penangkapan kawan-kawan Pembebasan Ternate.

Massa aksi yang bejumlah 103 orang melakukan aksi dengan Tema “Tutup Freeport dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Bangsa West Papua”.

Aksi dimulai pukul 06.33 dengan membagikan selebaran di sekitaran terminal baru.

07.09
Massa aksi mulai merapatkan barisan dan memulai aksi, aksi dimulai dengan orasi-orasi politik. Ketika aksi dimulai, sudah terlihat 2 orang yang diindikasikan sebagain intel korem mondar-mandir di titik aksi.

08.02
Massa aksi bergerak dari Pasar Higienis menuju Polda dengan longmarch dan orasi-orasi, sepanjang perjalanan aksi berlangsung damai bahkan tidak ada pengawalan dari pihak kepolisian.

08.30
Massa aksi tiba di Polda, aksi langsung dilanjutkan dengan orasi mengenai masalah-masalah HAM di Papua serta keinginan rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri.

08.45
Orator yang sebenarnya menjadi orasi terakhir berbicara mengenai persoalan di Papua dan memprotes kebijakan kepolisian dan tentara yang selama ini cenderung merepresif aksi kawan-kawan Papua.

08.51
2 truk polisi mendekati massa aksi, situasi menjadi memanas, terlihat beberapa polisi tak berseragam (intel) sudah saling berkomunikasi. Tak lama kemudian korlap aksi dipanggil oleh polisi dan mulai ditanyakan mengenai organisasi.

08.59
Situasi semakin memanas, massa aksi mulai diteriakin oleh polisi bahwa “hari ini adalah hari besar maulid”, kalian ini islam atau kristen”, dan teriakan macam-macam.

09.05
Melihat situasi semakin memanas, massa aksi berniat membubarkan diri dan menuju titik selanjutnya untuk melakukan evaluasi. Namun baru saja mau bergerak, kawan Arbi, yang juga merupakan korlap aksi diseret dan dibawa ke Polres Ternate.

Massa akhirnya juga merubah rute ke Polres Ternate.

09.30
Massa aksi tiba di Polres Ternate, setibanya di sana, massa aksi yang sebenarnya ingin mengawal kawan Arbi yang diseret dan dibawa ke Polres, justru disuruh berbaris di bawah terik matahari hampir 1 jam.

10.30
Kawan-kawan yang sudah berbaris ditanyakan oleh kepolisian mengenai siapa yang memasukkan surat pemberitahuan, yang mengungkap ke publik bahwa akan dipukul. Setelah didapatkan yang mengantarkan surat pemberitahuan, kawan tersebut mau dipukul oleh salah satu aparat lainnya.

10.45
Setelah kejadian di atas, 3 orang dari massa aksi yakni Fay, Arbi dan Isra dibawa ke ruangan berbeda untuk diinterogasi.

11.00
Salah satu kawan kembali dipanggil (kawan Adi), waktu dipanggil, kawan Adi dimintai penjelasan mengenai dukungan terhadap rakyat Papua, namun setelah dijelaskan kawan Adi dipukuli hingga bibirnya pecah dan berdarah.

11.10
Satu persatu dari 103 orang massa aksi dipanggil, dan ditanyakan soal identitas, dll. Kawan-kawan massa aksi mengetahui bahwa sebagian dari yang dipanggil tersebut ada yang ditampar. Setelah dipaksakan untuk berteriak “NKRI harga mati”, barulah dikeluarkan.

18.10
Sampai saat ini, setelah kronologis ini dibuat, masih ada 2 orang yang ditahan atas nama Isra dan Arbi tanpa pendamping hukum, kawan-kawan yang lain juga masih bersolidaritas dengan duduk di Polres Ternate.

18.24

Dua orang kawan yang ditahan saat ini pukul sudah dikeluarkan.

Terimakasih.
Mohon solidaritasnya.

Leave a Reply