SHARE

Galela, 26 Februari 2018–Massa aksi dari mahasiswa dan petani yang bersolidaritas dengan petani Galela bergabung untuk melakukan aksi pemboikotan operasi produksi perusahaan di depan PT KSO Kapidol Casagro dengan tuntutan “Cabut Izin Usaha Perkebunan(IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) PT KSO Kapidol Casagro Serta berikan 2000 ha lahan petani Galela tanpa syarat”.

Massa aksi terdiri dari anggota organisasi mahasiswa Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN), Gerakan Bintang Utara dan Serikat Petani Galela (SPG).

Saat ratusan massa aksi menyampaikan pendapatnya di depan perusahaan PT KSO Kapidol Casagro, juga terlihat beberapa aparat kepolisian dan massa yang pro-perusahaan mulai berdatangan. Pukul 08:22 WIT, massa aksi diserang dan dilempari batu oleh massa pro-perusahaan. Tercatat ada 9 orang yang terkena lemparan batu; 5 orang dari petani yakni Ibu Malka Gorahe, Ibu Salma, Ibu Sara Sigara, Alwia Buturu, dan Ibu Hawa serta 4 lainnya dari mahasiswa Efan, Iskar, Widya, dan Riel.

Terlepas dari kejadian tersebut, orasi-orasi politik terus dilakukan, nyanyian lagu Indonesia Raya dan lagu perjuangan terus dinyanyikan oleh petani. Sementara di depan dan di dalam lingkungan perusahaan, massa yang pro terhadap PT KSO Kapidol Casagro terus mencaci maki petani yang menuntut haknya.– #Salam15HariPT.KSO Kapidol Casagro.

Leave a Reply